Sinopsis To The Beautiful You Eps. 2


Photobucket

Episode 2 : “The Reason I’m Here Because of Tae Joon”

Photobucket
Photobucket

Min Woo mendekati Jae Hee dan bertanya dengan serius : Katakan padaku, kenapa ada perempuan di sekolah khusus pria?
Jae Hee kaget. Ia membantah dan berkata kalau ia laki-laki. Saat Jae Hee akan lekuar, Min Woo menarik tangannya dan berkata lihat lengan ini hanya dengan sekali lihat, ia tahu Jae Hee perempuan. Jae Hee melepaskan tangannya dan memakai sepatunya dengan tergesa-gesa. IA berkata kalau Min Woo salah paham, ia adalah perempuan.
Jae Hee keluar dan masih syok.

Photobucket

Tae Joon masih di gym, merenung saat direktur masuk. Direktur memberi semangat bahwa cidera adalah makanan sehari-hari bagi atlet, itu hal biasa. Direktur minta maaf, karena semuanya adalah salahnya. Ia minta mereka mencoba lagi. Tiba-tiba telpn direktur berdering dan ia kesal. Tae Joon minta direktur mengangkatnya, ia mengatakan ia baik-baik saja, lagi pula ia tak berencana jadi atlet seumur hidupnya.
Direktur bertanya maksudnya. Tae Joon menjawab bahwa tak ada bedanya jika ia tak melompat dan ia mulai bosan.

Photobucket

Eun Kyul melihat Jae Hee dan memanggilnya ‘lembek’. Eun Kyul mengkhawatirkan Jae Hee, ia kira Jae Hee akan meninggal.
Eun Kyul : Mungkin ada urutan untuk datang kedunia, tapi tak ada urutan untuk meninggal.
Jae Hee terkejut dan ia khawatir, hehheh. Eun Kyul berkomentar ada banyak yang cidera hari ini. Ia mendengar Tae Joon tidak melompat setinggi biasanya. Cidera yang ia dapat dulu sepertinya belum sembuh. JAe Hee terkejut dan segera meninggalkan Eun Kyul tanpa bilang apa-apa. Kasian Eun Kyul.
Jae Hee kembali ke kamarnya, namun Tae Joon tak ada disana.

Photobucket

Tae Joon sedang berjalan disekitar sekolah dan ayahnya lewat dengan mobil Tanpa kata-kata saat ayahnya keluar, ia langsung menampar Tae Joon. Ayahnya menganggap TAe Joon sengaja. Selama rehabilitasi Tae Joon mengatakan ia ingin melompat, tapi saat mengumpulkan orang banyak, Tae Joon sengaja gagal. Tae Joon kesal, ia betanya sejak kapan ayahnya peduli padanya, itu mengganggu. Ayah berkata : Jadi caramu menentangku adalah dengan menyusahkan dirimu sendiri? kenapa tidak gunakan cara lain?
Tae Joon : Aku akan memutuskan apa yang ingin aku lakukan.

Photobucket

Saat Jae Hee di kamar mandi mencuci muka, ia mendengar Tae Joon masuk. Ia bertanya apa Tae Joon baik-baik saja. Tae Joon berkomentar sepertinya Jae Hee tak niat pindah karena ia belum mengemasi barangnya. Jae Hee mengatakan ia akan tinggal tanpa mengganggu. Tae Joon kesal dan menyuruhnya minggir sambi memukul Jae Hee. JAe Hee merasa kesakitan sehingga Tae Joon berkomentar mana ada pria yang cengeng seperti Jae Hee.

Photobucket

Jae Hee sadar ia tak bisa tinggal di sana lagi, ia mulai membereskan bunga hiasnya. Tapi Tae Joon berkata : Jangan mengeluarkan suara lebih dari 40 desibel, jika lebih maka kau akan benar-benar aku usir.
Dan tentu saja Jae Hee benar-benar senang meski agak lama baginya mencerna kata-kata itu.
Tae Joon berkata lagi, hilangkan pikiran bahwa kita satu kamar. Aku adalah pemilik dan kau bukan apa-apa. Saat Jae Hee protes, Tae Joon menyuruhnya mengemasi barang. Tapi akhirnya Jae Hee setuju.
Jae Hee bertanya lagi 40 desibel itu seperti apa. Tae Joon menjawab itu seperti suara membalikkan halaman buku di perpustakaan. HAHAHHAH.

Photobucket
Photobucket

Flashback dengan sebuah slowmotion, saat pemakaman ibu Tae Joon. Ia menaruh mendali olimpiadenya di dekat abu ibunya. Itu menjadi mimpi Tae Joon malam itu. Saat ia meraih medali, ibunya meninggal dunia.
Jae Hee selesai mandi saat melihat Tae Joon gelisah dengan mimpinya. Ia memperhatikan dan menarikkan selimut untul Tae Joon. Tiba-tiba Tae Joon menarik tangannya dan menggenggamnya. Tae Joon menganggap itu adalah tangan ibunya. Jae Hee tak masalah sih, ia tetap disana dan menepuk-nepuk Tae Joon yang sedang tidur. Sehingga Tae Joon merasa nyaman.

Photobucket

Pagi harinya, Tae Joon bangun duluan. Ia terkejut dengan apa yang ia lakukan, tapi malah menyalakan Jae Hee. Sepertinya Tae Joon agak gugup, tapi ia mneyembunyikannya dengan menyalahkan Jae Hee. Jae Hee minta maaf. Tae Joon kemudian kabur ke kamar mandi. Sementara Jae Hee menganggap Tae Joon marah padanya.

Photobucket

Jae Hee sedang cuci muka, saat seseorang tak dikenal masuk ke kamar mandi di kamarnya. Hehhehe. Itu Eun Kyul yang ingin pinjam toilet. Jae hee menyuruhnya keluar. Tapi Eun Kyul berkata ia sedang buru-buru, teman sekamarnya Hyun Jae tak keluar-keluar sejak pagi dari kamar mandi. Eun Kyul tak mau tahu, karena mereka sama-sama laki-laki. Ia mulai pipis saat Jae Hee teriak : Kau benar-benar tak punya sopan santun sebagai manusia.
Eun Kyul berkata kalau ini lebih penting dari sopan santun, jika aku menahannya maka aku akan infeksi.
Jae Hee berkata ini benar-benar menyebalkan, pintunya harus segera diperbaiki.

Photobucket

Setelah selesai, Jae Hee mendorong Eun Kyul segera keluar. Saat Euk Kyuk keluar, Seung Ri masuk membuat Jae Hee kaget lagi : Sunbae, apa yang kau lakukan disini?
Seung Ri bertanya bagaimana malam Jae Hee, tanpa permisi ia langsung buang air besar. HAHAHHA. Dan Jae Hee berteriak histeris : AGHHHH! Kenapa tak ada orang yang menggunakan WC-nya sendiri?!!
JAe Hee menangis. Seung Ri memberi saran, bagaimana jika kau menunggu di luar.
HHAHAHAHHA.LOL.

Photobucket

Direktur sedang menelpon Tae Joon, mengatakan kalau Tae Joon harus menemui Dr. Yoon dari rumah sakit Daehan, tak peduli dia di mana. Direktur masuk ke ruang kerjanya dan menemukan seseorang disana, aku tebak dia adalah reporter Yang Seo Yeon. Reporter berkata bukankah ada yang aneh dengan Tae Joon. Direktur Jang berkata itu karena cidera Tae Joon belum sembuh. Ia lalu mengubah topik dengan mengajak reporter Yang makan. Tapi reporter Yang berkata kalau ia ada deadline.

Photobucket

Jae Hee sedang jalan-jalan atau mungkin mencari seseorang saat ia melihat Dr. Min Woo di mobilnya. Jae Hee bersembunyi di belakang mobil Min Woo agar tidak terlihat. Dr. Min Woo menelpon seseorang dan mengatakan ada yang ingin ia konfirmasi. Setelah Min Woo berangkat dengan mobil sport merahnya, Jae Hee berkata kalau ia harus menghindari Min Woo untuk sementara.

Photobucket

Seung Ri sedang memberikan pengumuman pada siswa Dorm 2, bahwa sebentar lagi kompetisi olahraga antara asrama akan dimulai.
Seung Ri : Semua yang bisa kita nikmati sekarang adalah karena tahun lalu kita memenangkan kompetisi ini. Tahun ini juga, Asrama 2 harus menang! Dan juga pesta pemberian penghargaan, kita juga akan mendapatkannya.
Semua bersorak dan bersemangat.
Seung Ri : Kang Tae Joon, kau sudah tahu menskipun aku tidak memberitahumu kan? Kau akan mewakili cabang lompat tinggi lagi tahun ini.
Young Man tampak terkejut. TAe Joon menolak. Semuanya saling pandang. Tae Joon berkata ia tak ingin menghabiskan energinya untuk kompetisi yang tak berharga seperti itu. Tae Joon kemudian pergi dengan dingin. Seung Ri kesal dan akan memukul Tae Joon tapi Jae hee dan Eun Kyul menahannya. Eun Kyul berkata kalau Seung Ri harusnya sudah tahu Tae Joon memang seperti itu.

Photobucket

Ketua ketiga Dorm bertemu dengan suasana persaingan. Seung Ri sebagai ketua Dorm 2 mengatakan tahun ini mereka akan melanjutkan tradisi, siapa yang menang, maka akan memakai kantin pusat, dan yang kalah akan memakai kantin luar. Ketua Dorm 1 mengatakan kalau dorm mereka yang akan menang tahun ini. Ketua dorm 3, Chul Soo menggunakan bahasa asing dan diprotes oleh ketua dorm 1. Chul Soo protes ulang, ia ingin di panggil Charles, dan ia yakin ia akan menang kali ini.

Photobucket

Lalu Scene beralih ke suasana kantin yang mereka perebutkan. Kantin pusat lebih terlihat seperti sebuah restoran mewah, dengan pelayan yang cantik. Sedangkan kantin luar terlihat sebagai kantin pedagang kaki lima. Dan tentu saja pelayanannya juga buruk (OMO! Itu bibi Kyung Joon, hahahaha).
Pemilik kantin luar banyak mengutuk dan kata-katanya disensor sehingga nafsu makan siswa berkurang.

Photobucket

Seung Ri bertanya, apa mereka sudah mempersiapkan diri?
Ketua Dorm 1 menjawab apa yang perlu dipersiapkan, hanya melakukan kompetisi saja kan?
Tapi pada kenyataannya, Dorm 1 (HIJAU) mempersiapkan dengan matang. Ia menyuruh mereka Push Up 500 kali dan Skot Jam 500 kali. HAHHAHA. Mereka melakukannya sambil berseru : Untuk Kemenangan!

Photobucket

Seung Ri bertanya pada Charles, kalau dorm 3 bahkan sampai melakukan latihan musim semi. Charles membantah, itu hanya liburan saja. Pada kenyataannya mereka memang melakukan pelatihan keras, bahkan sampai menyewa pelatih. Hehehhe.

Photobucket

Charles balik tanya, bagaimana dengan dorm 2. Seung Ri menjawab kalau mereka hanya latihan sedikiiiiiiiit. Padahal kenyataannya Seung Ri benar-benar memotivasi mereka dan ingat akan nenek pengutuk, pemilik kantin luar. Mereka benar-benar latihan keras, sangat keras. Main sepak bola malah terlihat seperti perang, atau mungkin perkelahian?

Photobucket

Tapi, mereka tetap harus bermain adil. Mereka salaman dan sepertinya saling ingin mencubit satu sama lain. Itukah adil? Aku punya firasat buruk.

Photobucket
Photobucket

Jae Hee sedang makan bersama Eun Kyul di kantin utama. Matanya awas memperhatikan sekitar. Tapi kemudian ia tertunduk dan makan dengan lahap. Rupanya ada Min Woo disana, yang juga melihat Jae Hee. Eun Kyul heran dengan sikap Jae Hee. Ia berkata sepertinya Jae Hee beneran kelaparan.

Photobucket

Jae Hee berkata bukan begitu sambil melihat sekitarnya lagi. Tanpa sadar ia malah menyumpit jari Eun Kyul. Eun Kyul bertanya, apa kau ingin makan tanganku juga? Jae Hee tertawa dan minta maaf.

Photobucket

Jong Min datang untuk makan juga dan melihat keakraban Jae hee – Eun Kyul. Ia cemburu dan duduk satu meja dengan mereka. Jae Hee ingin mencoba mengakrabkan diri dengan mencomot makanan Jong MIn. Jong Min tentu saja tidak suka. Jong min lalu mengambil makanannya dan menyuapi Eun Kyul. Eun Kyul menolak, lalu Jae Hee menawarkan mulutnya. Tentu saja Jong Min tidak mau, pada akhirnya Eun Kyul mau disuapi Jong Min. Jong Min memperlihatkan wajah kalau ia menang. (Ckckkckc, Jong Min naksir Eun Kyul ya?).

Photobucket

Tae Joon sedang berjalan dan melewati arena latihan lompat tinggi dimana Young Man sedang latihan. Ia gagal karena menyentuh galahnya. Pelatih memarahinya. Tae Joon tak menyadari keharidran reporter Yang disana. Reporter bertanya apa yang dilakukan Tae Joon disana, tapi Tae Joon kemudian pergi.
Reporter Yang menyusul Tae Joon dan menceloteh tentang Min Hyun Jae yang punya rekor lompatan 2m 28cm, beda 2 cm dari TAe Joon. Jika ia terus berlatih maka ia bisa menjadi saingan Tae Joon (AAAKHH, Chingu sepertinya aku membuat kesalahan, orang yang kukira Young Man ternyata Hyun Jae^^. Jadi untuk berikutnya aku akan memanggilnya Hyun Jae^^).
Tae Joon berkata ia tak peduli. Reporter Yang mengatakan ia tertarik dan ingin membuat artikel tentang ‘Si Pekerja Keras Min Hyun Jae dan Si Jenius Kang Tae Joon’. Reporter Yang bertanya lagi bagaimana kesehatan Tae Joon, dia tak bisa melompat, atau tak mau melompat?
Dengan dingin Tae Joon menjawab, pikirkan sesukamu. Reporter Yang terus mengikutinya hingga Tae Joon membalik arah dengan cepat dan meninggalkan Reporter Yang.

Photobucket

Jae Hee di kamar mengganti pakaian dengan pakaian olahraga. Ia kemudian melihat sepatu Tae joon dekat tempat tidur. Ia tersenyum dan memakainya. Ia merebahkan diri di tempat tidur Tae Joon dan teringat kalau Min Woo mencurigainya sebagai perempuan. Jae Hee kemudian cemberut.

Photobucket

Seol Ha NA sedang latihan senam ritmik menggunakan bola. Wow, tubuhnya lentur banged!

Photobucket

Waktu makan siang bersama teman – temannya. Ponsel Tab mereka memperlihatkan makanan lezat berlemak. Mereka bahkan menggunakan garpu-nya untuk mengambilnya. Sadar mereka harus menjaga tubuh agar tetap langsing, mereka membuka kotak makanan yang penuh dengan salad buah dan sayuran. OMO! mereka makan tak berselera. Harus menjaga bentuk tubuh.

Photobucket

tiba-tiba Ha Na berkata sepertinya ia akan berhenti. Salah seorang temannya bertanya kenapa? Apa kau cidera?
Ha Na berkata bukan itu, ia akan menikahi Tae Joon oppa dan mendukungnya. Ha Na mengeluh bagaimana Tae Joon sekarang sedang mengalami kesulitan, dia benar-benar ingin menikahinya, tapi tak bisa. Ia bertanya pendapat teman-temannya, apa sebaiknya ia memberi hadiah saja?
Temannya bertanya hadiah apa dan Ha Na berfikir sejenak. Sepertinya ia mendapat ide dan menelpon seseorang yang ia panggil Min Ho oppa.

Photobucket

Truk pengangkut barang ada digerbang sekolah dan satpam bertanya ada apa? Orang itu, yang aku tebak adalah Min Ho oppa, mengatakan dia sedang mengantar barang ke asrama. Satpamnya kenapa nggak memeriksa sih.

Photobucket

Jae Hee kembali ke kamarnya dan melihat kotak hadiah besar. Ia bertanya apa ini? Lalu Ha Na keluar dari dalam dan berkata : Tae Joon oppa!
Jae Hee terkejut, Ha Na juga. Ha Na bertanya siapa Jae hee, bukankah ini kamar Tae Joon?
Jae Hee menjawab ia teman sekamar Tae Joon. Lalu siapa Ha Na? Ha Na menjawab, aku pacar Tae Joon. Well, kita lihat reaksi JAe Hee yang terkejut. Ha Na bertanya kemana Tae Joon tapi Jae Hee tak tahu. Ha Na berkata kalau Jae Hee tak boleh memberitahu siapapun kalau ia ada di kamar ini, terutama di internet. Jae Hee berkata kalau Ha Na sepertinya orang yang suka membeli orang lain dengan uang. Ha Na berkata sepertinya Jae Hee tak mengenalinya. Apa kau tak pernah melihatku disuatu tempat?
Jae Hee dengan polosnya bertanya, Siapa kau?
(HAHHAHHA, Ha Na kan model terkenal, agak aneh baginya jika Jae Hee tak mengenalinya).

Photobucket

Ha Na mencoba mengangkat kakinya ke atas dengan badan lenturnya dan bertanya, bahkan jika aku melakukan ini kau tak tahu siapa aku?
Jae hee ternganga, tapi ia tetap tak tahu dan minta Ha Na memperkenalkan dirinya. Ha Na tersenyum kecut dan berkata : Aku mengatakan ini sendiri, tapi aku adalah peri negara ini, Seol Ha Na. Peri wanita, adik perempuan semua orang. Atlet yang lebih cantik dari selebriti. (Well, aku suka Kim Yuna, apa dia juga peri korea??)
Jae Hee masih bingung. Ia minta maaf dan mengatakan belum lama ia datang dari Amerika, jadi ia tak tahu. Jae Hee lalu pergi mengerjakan urusannya sendiri meninggalkan Ha Na yang kesal : Apa di Amerika nggak ada internet?

Photobucket

Tae Joon masuk saat itu dan terkejut melihat Ha Na. Ia menarik Ha Na pergi tapi ha Na menolak dan berkata ia adalah bintang berharga Korea, ia tak bisa membiarkan orang lain melihatnya dengan dandanan seperti itu. Tapi Tae Joon tak mau tahu, ia bahkan menarik kardus tempat Ha Na berdiri tadi. JAe Hee tertawa dan berkata untuk dirinya sendiri : Apa dia benar-benar pacar Tae Joon?

Photobucket

Latihan Atletik cabang lari Dorm 2. Hyun Jae bertanding dengan seseorang. Berikutnya, Jae Hee vs Jong Min. Seung Ri mendekati Jae hee dan berkata ia mendengar rekor terbaik Jae hee adalah 100m dalam 10 detik, untuk badan seramping Jae Hee, itu cukup baik. Seung Ri berkata ia mengharapkan Jae hee.
Jong Min yang sejak awal tak suka pada Jae hee berkata kali ini Jae Hee akan mengejar punggungnya. Siap! Yak! mereka berlari dan dapat dilihat Jae hee unggul, sampai Jong Min yang menyebaklan menjatuhkan Jae Hee dengan kakinya. Ck. Mereka jatuh, Seung Ri mengejar mereka. Jong Min sengaja membuat Jae Hee terluka agar tak bisa ikut bertanding. Seung Ri lalu menyuruh Jae Hee keruang kesehatan saja.

Photobucket

Jae Hee masuk ke ruang kesehatan. Tak ada siapapun disana. Ia akhirnya mencari obatnya sendiri. Lalu terdengar suara Min woo dari luar sehingga Jae Hee bersembunyi. Min woo datang bersama Tae Joon.
Min Woo ini punya firasat yang tajam, ia tahu adal seseorang di ruangannya.

Photobucket

Ia kemudian meminta Tae Joon jujur padanya tentang cideranya, pasti sakit bukan? Tae Joon mengiyakan. Kemudian Min Woo berbicara tentang syndrom Yips. Sindrom yang biasa terjadi pada pemaingolf, di mana kadang kita tak bisa bermain karena tekanan psikologi. Min Woo mengatakan kondisi Tae Joon tak bisa di obati. Min Woo berkata kalau itu hanya spekulasinya. Tapi Tae Joon sama sekali tidak terkejut. Tae Joon kemudian pergi. Di luar klinik, ia memandang ke arah klinik lagi. Meskipun berkata begitu aku rasa Min Woo khawatir.

Photobucket

Di dalam klinik, Min Woo akhirnya bicara, sampai kapan kau akan begini? Keluar sebelum aku menarikmu.
JAe Hee akhirnya keluar dengan wajah tak enak.

Photobucket

Dilapangan sepak bola, Eun Kyul sedang bertanding. Ia dengan lihai membawa bola. Tapi kemudian telponnya berdering, ternyata ia menyimpan ponselnya di bahu, ckckck. Saat sedang bermain ia menjawab telpon bahkan sempat bercandan dengan temannya itu, padahal ia masih berkelit membawa bola. Pelatih marah dan menegurnya. Tapi kemudian Eun Kyul mencetak gol. Ia berteriak pada pelatih : Pelatih, aku bilang apa tadi?
pelatih tak bisa berbuat apa-apa dan dengan senyum kecul ia berkata bagus, bagus, sambil mengacungkan jempolnya.

Photobucket

Di klinik Jae Hee bertanya apa itu sindrom Yips. Tapi Min Woo tak menjawab dan malah bertanya lagi, kenapa Jae Hee ada di sekolah itu, apa Jae Hee tak tahu itusekolah khusus pria?
Bukannya menjawab Jae hee malah tertarik dengan Tae Joon: jika tak ada obatnya itu artinya Tae Joon tak bisa melompat lagi?
Min woo : Aku tak tahu bagaimana kau memalsukan dokumen, tapi kau kira sampai kapan kau bisa menyamar sebagai lelaki?
Jae Hee : Apa yang terjadi, Apa kau tidak punya cara menolong Tae Joon? Tae Joon…
Min Woo memotong : Go Jae Hee! Ini bukan saatnya mengkhawatirkan Tae Joon. Aku tak tahu bagaimana kau bisa disini, tapi aku akan mencari cara mengusirmu.
Min woo mengangkat telpon dan akan menelpon kepala sekolah.
Jae Hee : Satu-satunya alasanku berada disini adalah karena Tae Joon. Kubilang aku datang ke sini untuk Tae Joon. Hanya untuk melihat Tae Joon melompat lagi. Jadi apapun yang kau lakukan aku tak bisa kembali.
Telpon Min woo sudah terhubung ke kantor sekolah. seseorang berkata : Halo.
Tapi Min woo tak bicara.

Photobucket

Jae hee terus berkata : Awalnya, aku mengagumi lompatan Tae Joon. Aku bahkan mulai berlari karena ingin mendekati Tae Joon. Suatu hari, kukira kami bisa berdiri di lapangan yang sama. Saat ini, aku memiliki hutang yang harus kubayar pada Tae-joon. Jadi aku tak bisa meninggalkan Tae-joon seperti ini! Aku harus melihat Tae-joon melompat seperti dulu.
Min Woo bertanya jadi apa yang ingin dilakukan Jae Hee. Jae Hee menjawab apapun. Jika itu bisa membuatnya melompat, maka ia bahkan akan memberikan sayapnya pada Tae Joon.
Akhirnya Min Woo membatalkan niatnya dan menutup telpon. Ia menyuruh JAe Hee kembali ke kelasnya dan ia akan memikirkan mengenai masalah Jae Hee. Jae Hee sangat berterima kasih. Min Woo mengatakan pada akhirnya seluruh sekolah akan tahu suatu hari nanti, dan Jae hee akan pergi sebagai perempuan.

Photobucket

Tae Joon tiduran di kamarnya memikirkan sesuatu. Saat mendengar pintu terbuka, ia berbalik dan pura-pura tidur. Jae Hee mendekatinya dan berkata kalau ia mendengar percakapan di ruang kesehatan. Tapi jangan biarkan mereka membohongimu. Sindrom Yips atau bukan, kau bisa melompat lagi. Aku pasti akan membuatmu melompat lagi, Jadi jangan memaksakan dirimu.
Tae Joon meminta Jae Hee jangan berlebihan. Karena ia bisa berhenti kapanpun ia mau. Itu lebih baik, karena ia mulai bosan melompat. Tae joon bangkit. Tapi Jae Hee tetap mengatakan kalau Tae Joon berbohong hingga Tae Joon membentaknya, dengan cara apa kau membantuku?
Jae Hee mengatakan apapun. Dan Tae Joon menjawab dengan dingin, tinggakan kamar ini.
Jae Hee tak mau, tapi Tae Joon mengingatkan Jae hee sudah melewati 43 desibel kesepakatan mereka.

Photobucket

Jae Hee berjalan disekitar asrama saat Eun Kyul pulang latihan. Saat melihat Eun Kyul, suara Jae Hee mulai serak : Eun Kyul a~
Eun Kyul mebgomentari wajah lesu JAe Hee dan mengajaknya ke suatu tempat.
Eun Kyul membawa Jae Hee ke lapangan sepak bola. Jae Hee tak bersemangat dan bertanya untuk apa mereka disana. Eun Kyul mengatakan kalau mereka akan bermain, jika Jae Hee bisa merebut bola darinya maka ia akan mengabulkan permintaan Jae Hee dan sebaliknya.
Jae Hee menolak dan pergi, tapi Eun Kyul menghalanginya dengan memamerkan teknik bola yang ia kuasai membuat Jae hee kagum. Pada akhirnya mereka bermain sepak bola. Tentu saja jae hee kalah dengan Eun Kyul sang penyerang tim genie. Jae Hee kesal dan menarik kaos Eun Kyul. Kemudian mereka berdua terjatuh dan terbaring di lapangan.

Photobucket

Jae Hee kalah tentu saja. kemudian Eun Kyul tak lupa mengambil ponselnya dan mengambil foto bersama Jae Hee. Ia mengupload ke Genie social media, ‘Persahabatan itu seperti trapping jam 11 malam. Apa yang lepas dari kakiku ke kakimu bukan hanya sebuah bola. Itu adalah… persahabatan.’.
Mereka masih berbaring di rumput dan Jae Hee menikmati langit malam itu. Eun Kyul yang berbaring di sampinya merasakan ada hal yang aneh. Ia mengucek matanya. Bukan itu. Lalu. Deg deg deg deg deg deg.
Ia melirik ke arah Jae Hee dan Jae Hee terlihat bersinar, tersenyum padanya. HAHHAAHHA.
Eun Kyul merasa aneh, tapi ia tetap bersikap wajar dengan tersenyum.

Photobucket
Photobucket

Pagi harinya Jae Hee berangkat kesekolah dan bertemu reporter Yang yang ingin bicara dengannya. Tentu saja tentang masalah Tae Joon.

Hyun Jae mengetuk pintu klinik dan melihat kedalam, tak ada siapapun. Ia datang mengantarkan dokumen catatan kesehatan, sepertinya. Saat akan pergi, ia tertarik dengan catatan kesehatan milik Tae Joon dan membukanya. Ia kemudian memotret catatan kesehatan itu.

Photobucket

Dan seperti dugaan, berita catatan kesehatan Tae Joon beredar diinternet. Direktur Jang menelpon reporter Yang dan memarahinya.
Ayah Tae Joon juga membacanya dan mengatakan pada sopirnya ia ingin mampir kesekolah Tae Joon.

Photobucket

Tae Joon juga membaca artikel itu saat ditelpon oleh direktur Jang. Tae Joon berkata direktur tak perlu minta maaf. Ia yakin ini bukan ulang Dr. Min Woo.
Tae Joon lalu ingat, saat akan membereskan pakaian JAe Hee yang berantakan, ia menemukan kartu nama Reporter Yang di sana. Ia berfikir Jae Hee yang melakukannya. Tapi ia tak mengatakannya pada direktur.
Jae Hee selesai mandi. Kemudian TAe Joon berkata : Jadi ini cara yang kau maksud?
JAe Hee bingung, apa?
Tae Joon : Kau mendekatiku untuk menjual informasi tentangku kepada wartawan?!
Jae Hee bingung, ia sama sekali nggak tahu. Tae Joon lalu menunjukkan artikel itu. Tapi uri Jae Hee beneran nggak tahu. Jae Hee mengatakan ia tahu itu. Tae Joon kesal dan mengatakan, jawaban Jae Hee lebih menjijikan dari yang ia kira.
Hikzz,

Photobucket

Hari H untuk kompetisi olahraga Genie ke-34 dimulai. Para ketua asrama memegang bendera asrama mereka dan para guru juga hadir. Semua bersemangat. Biru vs Kuning vs Putih.

Photobucket

Lomba pertama adalah lari estafet. Para suporter menyemangati atlet mereka dengan menyanyikan yel yel. Dan Asrama 2 pemenangnya. Skor 0-1-0.
Lomba kedua adalah pertandingan basket. pemenangnya adalah asrama 1. Skor 1-1-0.
Lomba tenis dimenangkan oleh asrama 1. Skor 2-1-0.

Photobucket

Lomba sepak bola, Eun Kyul mencetak gol. siswa asrama dua berteriak. JAe hee sempat melirik ke arah Tae Joon, namun TAe Joon masih marah.
Eun Kyul kemudian menatap JAe Hee dan JAe hee memberinya semangat. Waktu seakan melambat dan detak jantung Eun Kyul semakin cepat. OMO!!!
Skor 2-2-0.

Photobucket

Saat jam istirahat sebelum pertandingan lari marathon, Seung Ri marah pada Jong Min karena ia cidera. Jong Min mengatakan meskipun ia keluar, Tae Joon akan memang dan asrama 2 akan menang. Tapi sepertinya Tae Joon sudah tak ada disana. Seung Ri bertanya apa Tae Joon sudah bisa di hubungi, tapi temannya menjawab belum.
Lalu Hyun Jae bicara mengenai TAe Joon yang terkena sindrom Yips. Jae Hee terkejut. Meski Seung Ri mengatakan itu tak benar, tapi teman yang lain menganggap gosip itu benar dan mulai bergosip.

Photobucket
Seung Ri membuat keputusan kalau Hyun JAe yang akan menggantikannya. Tapi si bre***k Hyun Jae berkata ia sedang cidera, kita menunggu TAe Joon saja, aku ingin melihatnya melompat. Jae Hee mulai khawatir dan akhirnya menawarkan diri untuk lari maraton, membuat semuanya terkejut, Eun Kyul, Seung Ri juga Hyun Jae. JAe hee mengatakan jika ia menang maka Tae Joon tak perlu melompat. Seung Ri mengatakan kalau lari marathon tak sama dengan lari jarak pendek. Jae hee mengatakan ia akan mencobanya.
Photobucket

Seung Ri akhirnya memperbolehkan. Saat ia memberi instruksi pada timnya, Ketua kelompok satu datang mulai mengoceh kalau mereka yang akan menang, karena ada pelari nasional di tim mereka.
Ketua tim kelompok 3 juga memberikan instruksi pada timnya. Dan sepertinya akan ada kecurangan dalam lomba ini.

Photobucket

Perlombaan dimulai. Para pelari, 10 orang dari masing-masing kelompok mulai berlari. Eun Kyul masih cemas memikirkan JAe Hee. Seung Ri berkata mulai sekarang poin penting pertama sudah dimulai. Eun Kyul bertanya poin apa?
Seung Ri : Saat baru dimulai, semua berlari dengan baik. Tapi akan ada yang tumbang karena pemanasan yang buruk.

Photobucket

Para pelari akan masuk ke tempat minum yang pertama. Dan seperti dugaan, 3 pelari tim dorm 3 melewatinya, kemudian insiden dimana salah seorang pemain dorm 3 menumpahkan semua minuman sehingga tidak ada yang tersisa untuk pemain lainnya. CK. CERDIK.
Kecurangan dorm 3 kedua adalah mengganti pemain yang kelelahan dengan yang baru. Ya Ampun. Tentu saja tenaganya lebih kuat.

Photobucket

Saat pertandingan, Tae Joon baru datang. Eun Kyul yang melihatnya segera menemui Tae Joon. Ia bertanya dari mana saja Tae Joon, karena Tae Joon, Jae Hee sekarang sedang lari maraton. Tae Joon sedikit terkejut, kenapa?

Photobucket

Seung Ri masih melanjutkan kata-katanya : Poin terakhir yang terpenting, Mulai sekarang, semuanya bergantung pada pikiran dan kebulatan tekad, bukan tubuh.
Jae Hee berlari sekuat tenaga, tapi pelari dorm 3 menendang kakinya hingga ia terjatuh.

Photobucket

Di kursi para guru, guru olahraga Kwang memberikan minuman dingin pada guru So Jung. Hal ini menunjukkan ketertarikan Kwang pada So Jung. Kemudian guru So Jung memberikan minuman yang sama pada Dr, Min Woo. Jelas So Jung terlihat menyukai Min Woo. Min Woo malah memberikannya lagi pada Kwang. HAHHAAHHA.
Awalnya ia senang, namun kemudian ia sadar itu adalah minumannya tadi.

Photobucket
Photobucket

Kembali ke arena, pelari memasuki lintasan terakhir. Pelari pertama dari dorm 3 dan siswa dorm 3 berteriak. Lalu Go Jae Hee muncul berikutnya. eun Kyul senang dan ia bersorak bersama teman-temannya. Jae Hee terus berlari dan meninggalkan pelari dorm 3 di belakangnya. Ia berlari ke garis finish. Siswa Dorm 3 bersorak memberi semangat. Tae Joon terlihat kagum, atau mungkin tak percaya, Jae Hee bisa melakukannya.

Photobucket
Photobucket

Guru Kwang menyadari kalau lari Jae hee terlihat aneh. Dr. Min Woo berkata sepertinya terkilir. Tiba-tiba langkah Jae Hee jadi aneh dan ia terjatuh. Siswa dorm 2 mulai khawatir dan menyuruh JAe Hee terus berjuang.
Jae Hee berusaha berdiri dengan susah payah dan terjatuh lagi. Ia kemudian ingat bagaimana tekadnya sudah bulat saat ia akan masuk ke Genie. Ia ingat saat ia memotong rambutnya. Bagaimana ia melihat lompatan Tae Joon dan ia mennagis karenanya. Bagaimana Tae Joon di wawancara oleh media saat ia mendapat medali emas : Jika keajaiban itu nyata, maka itu adalah nama lain dari kerja keras.
Jae Hee berkata dalam hati : Keajaiban adalah nama lain dari kerja keras.
Ia kemudian bangkit dan berlari menuju garis finish.

Photobucket

Jae hee mendapat tempat pertama. Ia kemudian jatuh kelelahan. Siswa dorm 2 berlarian menuju Jae Hee. Tae Joon yang sejak tadi khawatir terlihat lega saat Jae hee menang. Semua siswa senang atas kerja keras Jae Hee terutama Seung Ri yang langsung mengobati keseleo Jae Hee. Jae Hee kemudian melihat ke arah Tae Joon yang akan pergi, tapi Jae Hee bangkit dan mengejarnya.

Photobucket
Photobucket

Jae Hee tertatih-tatih mengejar Tae Joon. Ia memanggil Tae Joon dan berkata : Aku terus memikirkan perkataanmu. Aku telah bekerja keras, kan?
Jae Hee kemudian terjatuh dan lemas, Tae Joon menangkapnya. Hal itu dilihat oleh Eun Kyul yang menyusul Jae Hee. Jae Hee mengatakan lagi bukan dia yang membocorkan berita itu.

Photobucket

Pesta Perayaan berakhirnya kompetisi olahraga dilakukan malam itu. Kepala Sekolah mengumumkan bahwa pemenang kompetisi adalah asrama 2. Seung Ri pun menerima piala kemenangan tersebut. Pesta pearayaan dimulai dengan penampilan EXO-K sebagai cameo.
Siswa Dorm 2 bersulang. Jae Hee datang terlambat. Seung Ri mengatakan tamu MVP kita sudah hadir. Namun ia malah lupa nama Jae Hee, hahahha. Tapi kemudian mereka meneriakkan nama Jae Hee berkali-kali. Mereka bahkan melemparkan Jae hee ke atas, hehehhe.

Photobucket

Mereka kemudian menikmati pesta dan penampilan EXO-K. Jae Hee masih mencari-cari seseorang, siapa lagi kalau bukan Tae Joon. Eun Kyul melihatnya gelisah dan mendekati Jae Hee. IA bertanya bagaimana kaki Jae Hee. Jae Hee mengatakan ia baik-baik saja.
Jae Hee curhat pada Eun Kyul kalau ia merasa sudah menjadi siswa disini. Jae Hee tersenyum cerah. Lagi-lagi Eun Kyul deg degan dan melihat Jae Hee bersinar. HAHAHHA. Eun Kyul pun pergi melarikan diri.

Photobucket
Photobucket

Ha Na juga hadir di pesta itu dengan gaunnya yang cantik. Jae Hee juga mengakui HA NA cantik. Ha Na berpapasan dengan Ha Na dan Ha Na bertanya dimana Tae Joon. Eun Kyul marah karena Ha Na bicara banmal dengannya. Ha Na kemudian pergi dengan kesal. Eun Kyul sadar dan memegang dadanya : Marah pada perempuan dan berdeba-debar pada pria…. Apa yang terjadi denganku?
Eun Kyul beneran galau dan segera pergi.

Photobucket

Tae Joon sedang membaca artikel tentangnya di koran.
Para siswa sedang berdisko ria. Jong Min menikmati musiknya. Dan Eun Kyul agak sedikit gila malam itu. Ia menari dengan penuh semangat namun aneh diantara para gadis sehingga para gadis kabuuuuur. Eun Kyul yang sedang frustasi memikirkan orientasi seksualnya, HAHHha.

Photobucket

Tae Joon datang ke pesta menuju meja minuman, Ia minum langsung satu gelas dan pergi. Disaat yang sama Jae hee mencari-cari Tae Joon. Sementara Eun Kyul mencari-cari seseorang, mungkin Jae Hee. Jong Min dan Seung Ri ingin minum dan mengambil minuman yang tadi diminum Tae Joon. Guru Kwang datang dan menegur mereka, kalau itu minuman guru karena ada alkoholnya. Ia mengatakan pastikan Tae Joon tak meminumnya. Jong MIn bertanya kenapa. Seung Ri mengingatkan saat terakhir kali Tae Joon makan cokelat yang ada alkoholnya, karena dia alergi alkohol, kalau dia meminumnya dia akan gila.

Photobucket
Photobucket

Ha Na masih mencari Tae Joon. Ia berkomentar kalau ia menghabiskan waktu untuk dandan dan memilih baju selama 4 jam. Setidaknya Tae Joon harus melihatnya kan? Hehhhe.
Suara Seung Ri : Tae Joon, jika dia minum alkohol, dia akan mencium orang pertama yang ia lihat.

Photobucket

Tae Joon jalan terhuyung-huyung. Sementara Ha Na yang akan bertemu Tae Joon berpapasan lagi dengan Eun Kyul dan mendorong Eun Kyul dengan kasar.

Photobucket

Jae Hee ada di tangga saat Tae Joon akan turun. Oh-Ow, Tae Joon melihat JAe Hee. Ia mendekati JAe Hee dan membuat JAe Hee rada gugup. Dan Tae Joon mencium Jae Hee. Saat itu kembang api dinyalakan untuk memeriahkan pesta…

Photobucket
-END-

Comment :
Kiss because accident. Nggak seru! HAHAAHHA. Ciumannya cuma gitu aja, gitu aja, jadi ingat BBF deh. Ada kemungkinan Ha Na dan Eun Kyul melihat ciuman itu. Hm… Bagaimana reaksi mereka? Aku suka bagaimana Eun Kyul mulai menyukai Jae Hee. Dengan debaran di hatinya dan akhirnya ia menyadari kalau ia menyukai Jae Hee. Laki-laki?
Well, kita sudah melihat bagaimana Nakatsu sangat frustasi dengan itu, namun ia berusaha menerimanya. Begitu juga dengan Eun Kyul.

Photobucket
Photobucket

Tapi ada hal berbeda yang disajikan. Jika Jae Hee dan Tae Joon berakhir bersama. Maka ada kemungkinan manis kalau Eun Kyul akan berakhir bersama Ha Na. Jika melihat bagaimana mereka di episode ini, dan bagaimana mereka di episode selanjutnya, maka akan menyenangkan kalau mereka bersama. Jika begitu, maka pasangan Ha Na – Eun Kyul akan menjadi favoriteku selanjutnya setelah Jae Hee – Eun Kyul. Sorry Min Ho ya~, aku fans Lee Hyun Woo^^

Via: myls-koreanlover.blogspot.com

Shared at shiningyesung.wordpress.com  by @CHAEMI3424

TAKE OUT WITH FULL AND PROPER CREDITS.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s