[K-Horror] Don’t Click (미확인 동영상: 절대클릭금지)


poster don't click

  • Movie: Don’t Click (English title) / Unidentified Video Clip: Never Click Prohibition (literal title)
  • Revised romanization: Mihwakin Donghyeongsang: Jeoldaekeulrik Geumji
  • Hangul: 미확인 동영상: 절대클릭금지
  • Director: Kim Tae-Kyeong
  • Writer: Hong Geon-GookKim Tae-Hyoung
  • Producer: Kim Yong
  • Cinematographer: Kim Ki-Tae
  • Release Date: May 31, 2012
  • Runtime: 93 min
  • Genre: Horror
  • Distributor: Showbox/Mediaplex
  • Language: Korean
  • Country: South Korea

Park Bo-Young Joo Won Kang Byul
Se-Hee Joon-Hyuk Jung-Mi

Additional Cast Members:

Trailer

Di luar musiknya yang menjajah Asia, Korea Selatan masih jadi kiblat film-film horor Asia.

 A Tale Of Two Sisters (Jee Woon Kim, 2003) salah satu K-horor sarat pujian. Tidak hanya mahsyur di negaranya, film ini menjadi yang terbaik di International Fantasy Film Award.

Sejak itu, dunia mewaspadai ide-ide Korea dalam mengemas film memedi. K-horror lain yang sempat dibicarakan, The Legend Of A Portrait (Kim Tae Kyong, 2007). Empat tahun berselang setelah kisah gadis bernama Muoi itu, Kim kembali lewat Don’t Click (DC).

Kim tidak lagi berpijak pada kutukan, mitos, dan benda-benda kuno sebagai sumber teror. Ia memanfaatkan kecanggihan situs jejaring sosial dan pengunggah video. Ini mengingatkan kami pada video Sadako (The Ring). Bedanya, Kim mengadopsi gaya sunting dokumentasi Paranormal Activity.

Kisah dimulai ketika Jung Mi (Kang Byul) menerima video ritual medium dari Joon Hyuk (Joo Woon). Video itu berisi boneka yang disayat-sayat perutnya. Isi kapas dalam perut boneka dikeluarkan, diganti segenggam beras dan beberapa helai rambut. Mata kanannya dicungkil lalu dijahit. Ia diikat dan dibenamkan dalam air bercampur darah. Jung membagikan video itu kepada temannya, Cutie (Hae In).

Usai menonton rekaman itu, Cutie disuguhi rekaman adegan dirinya sendiri. Malam itu, Cutie seperti diawasi seseorang. Ketika memasuki lift, lift berhenti di area parkir, lantai 12. Pintu terbuka. Ia melihat gadis berambut panjang, berlumur darah. Cutie adalah korban pertama. Beberapa hari setelah Cutie tewas, Se Hee (Bo Young) merasa adiknya, Jung Mi, berlaku tidak wajar.

Jika film horor di negara anu sekadar menebar teror tanpa memperhatikan kedalaman karakter, Kim menyisakan ruang bagi penonton untuk mengenali kakak beradik Se Heed dan Jung Mi. Anda diizinkan menggali informasi mengapa dua gadis ini tinggal sendiri. Seberapa erat chemistry keduanya, dan bagaimana mereka menjalani kehidupan sehari-hari.

Kim memberi adegan penting pada menit pertama kemudian beralih ke kehidupan tokoh utama. Baginya, pengenalan karakter lebih penting sebelum bersinggungan dengan adegan awal. Selain itu, menjaga rasa penasaran penonton hingga tiga perempat durasi dirasa perlu.

Kejutan demi kejutan terus dicecer untuk meminimalkan efek jenuh. Dibanding Ju On atau The Ring, penuturan DC lebih ringkas. Teror pun lebih banyak. Konsekuensinya, ada beberapa penampakan yang sebenarnya tidak perlu dimunculkan karena minim makna.

Our Favorite Scene: Jung Mi membagikan rekaman video kepada Se Hee. Anehnya, file yang seharusnya berisi ritual berubah menjadi rekaman pelecehan seksual di ruang publik. Ia penasaran, lalu membuka file itu di komputernya. Ketika dibuka, isi file berubah lagi menjadi sketsa lemari yang sama dengan bentuk lemari di kamar Jung. Di dalam sketsa, pintu lemari terkuak. Beberapa detik kemudian, lemari di belakang Jung juga terkuak. Perlahan, muncul tangan pucat merayap dari….

Jung-Mi, siswi yang begitu terobsesi menjadi seorang terkenal. Hingga pada suatu hari dirinya mendapatkan semua itu tapi dengan cara yang cukup fenomenal. Kejadian itu diluar dugaan Jung-Mi karena dirinya tidak merasa merekam semua kejadian itu. Kejadian aneh tersebut diduga setelah dirinya menonton sebuah video yang isinya dipenuhi dengan kutukan. Sebagai seorang kakak, Se-Hee, merasa tidak percaya dengan yang dilakukan adiknya tersebut dan dirinya pun tidak percaya dengan video yang diceritakan adiknya sebagai penyebab semuanya itu. Sebagai seorang pacar yang bekerja di Pelacak kepolisian, Joon-Hyuk pun membantu masalah yang menimpa Jung-mi.
 
Film horror korea yang cukup menarik. Walaupun cerita terlihat biasa saja karena setipe dengan film horror korea lainnya, akan tetapi Don’t Click bisa dibilang cenderung ke kehidupan nyata. Jadi bersiaplah terhadap sesuatu yang biasa kalian lakukan dapat membuat kalian parno. Intesitas ketegangan yang diberikan film ini bisa dibilang cukup pas. Walaupun beberapa adegan “kaget” terasa begitu lebai. Musik dalam sebuah film horror adalah poin utama untuk membangun suasana horror, dan terbukti film yang pernah masuk festival Puchon tahun 2012 yang diadakan bulan Juni kemaren, memberikan suasana tegang yang baik dari musiknya tersebut.
Para pemain nampaknya cukup kuat dengan karakter mereka masing-masing. Yang cukup bikin geregetan adalah Joo-Wun disini terlihat datar sekali mukanya padahal dia harusnya berekspresi kaget atau ketakutan.Kang Byul disini terlihat cukup maksimal berperan sebagai Jung-mi. Yang cukup disayangkan dari film ini adalah sesuatu yang baru tidak akan ada kalian temukan di film ini, karena film ini sama saja tipenya dengan film horror lainnya. Akan tetapi karena rasa penasaran bagaimana akhir film ini jadi agak cukup terbayar secara keseluruhan dari film ini. Akhir kata, Don’t Click film horror Korea yang patut ditonton dan rasakan suasana horror dari film ini serta bersiaplah parno dengan kejadian di film ini yang tidak jauh dari kehidupan anda.
Shared at shiningyesung.wordpress.com by shiin
TAKE OUT WITH FULL AND PROPER CREDITS.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s